Pengurus Pusat Jam’iyyah Ruqyah Aswaja – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) mengawali rangkaian agenda Silaturrahmi Nasional (RAKERNAS) III pada Sabtu, (29/8/2026). Kegiatan yang digelar di Aula Pondok Pesantren Al-Mubaarok, Manggisan, Wonosobo, dengan mengusung fokus organisasi dan strategi.
Berdasarkan informasi di lokasi, rangkaian kegiatan hari pertama diawali dengan persiapan panitia pada pukul 12.00 WIB. Selanjutnya, pada pukul 13.00–15.00 WIB, masyarakat sekitar lokasi mendapatkan layanan kesehatan Islami yaitu Ruqyah Massal dan Bakti Sosial Thibbun Nabawi.
Layanan sosial tersebut mencakup pengobatan massal berupa ruqyah, bekam, gurah, dan sejumlah layanan lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan oleh PC JRA Wonosobo sebagai bentuk kepedulian JRA kepada masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
Memasuki sore hari, peserta Rakernas yang terdiri dari perwakilan Pengurus Wilayah Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (PW JRA) sebanyak tiga orang per wilayah serta perwakilan Pengurus Cabang Istimewa (PCI JRA) luar negeri dijadwalkan melakukan registrasi, check-in, makan, pendataan delegasi PW/PCI, sekaligus menerima atribut dan kartu identitas.
Rapat Kerja Nasional dimulai pukul 19.30 WIB dengan pembukaan Rakernas III yang di buka oleh Sekretaris Jendral (Sekjen) Akhlis Munazilin, S.Kom., MT. Pengurus Pusat JRA , yang dilanjutkan sambutan Ketua Umum (Ketum) Jam’iyyah Ruqyah Aswaja Gus H. Muhammad Subhan dan pimpinan sidang RAKERNAS III JRA Oleh Gus Tamyuz Rochman, S.H.I. Divisi Hukum PP JRA. Bahas Tata Tertib hingga Program Kerja

Setelah pembukaan, peserta langsung memasuki agenda persidangan. Pleno pertama membahas penetapan tata tertib sidang Rakernas III. Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan Pleno II yang mengangkat analisis SWOT, rencana strategis, dan rekomendasi organisasi.
Rapat berikutnya diarahkan pada penguatan tata kelola organisasi. Pleno III membahas peraturan yayasan Yayasan Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA), sementara Pleno IV membahas pedoman administrasi yayasan Jam’iyyah Ruqyah Aswaja.
Tidak berhenti pada aspek regulasi dan administrasi, Rakernas juga membahas arah program organisasi. Pleno V dengan membahas program kerja Yayasan Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA).
Rakernas III JRA dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina JRA sekaligus Mujiz Gus Allamma Allaudin Syiddiqi, M.Pd.I dan Jajaran pengurus Pusat beserta bidang Divisi-divisi PP JRA.
Rangkaian persidangan kemudian ditutup dengan agenda penetapan SOP Yayasan Jam’iyyah Ruqyah Aswaja dengan acuan AD/ART , Rangkaian Rakernas berakhir pada pukul 02.30 dini hari.

Konsolidasi Menuju Penguatan JRA
Rakernas III menjadi momentum penting bagi JRA untuk melakukan evaluasi sekaligus menyusun arah pengembangan organisasi. Pembahasan tata tertib, analisis SWOT, strategi, regulasi yayasan, administrasi, program kerja hingga SOP menunjukkan adanya upaya memperkuat organisasi secara lebih sistematis.
Kehadiran peserta dari berbagai Pengurus PW JRA dari berbagai provinsi di Indonesia dan PCI JRA luar negeri juga menjadi ruang konsolidasi jejaring JRA agar gerakan organisasi dapat berjalan lebih terarah dan memiliki kesamaan visi.
Sementara itu, pelaksanaan Ruqyah Massal dan Baksos Thibbun Nabawi bagi masyarakat sekitar menjadi bagian yang memperlihatkan bahwa agenda organisasi tidak hanya berorientasi pada pembenahan internal, tetapi juga tetap menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
Para peserta Rapat Pleno Rakernas III JRA diberi kesempatan untuk mengevaluasi dan diskusi bermusyarawah untuk menentukan, mengusulkan Program Kerja sampai menyasar semua tngkatan Jam’iyyah dan menghasilkan Musyawarah mufakat bersama.
Rakernas III JRA menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian kegiatan nasional JRA tahun 2026, dengan harapan menghasilkan rekomendasi dan program kerja yang dapat menjadi pijakan penguatan Jam’iyyah Ruqyah Aswaja di tingkat nasional hingga jaringan wilayah dan luar negeri.
Penulis: Khayaturrohman










