DENPASAR – Akselerasi persiapan menuju Puncak Hari Lahir (Harlah) ke-9 Yayasan Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) terus dikebut. Delegasi Pengurus Pusat (PP) JRA melakukan kunjungan koordinasi dan peninjauan lokasi (venue) di Madrasah Karakter Mutiara Bunda, Denpasar, Bali, guna memastikan kesiapan teknis acara yang akan digelar pada Sabtu, 17 Januari 2026 mendatang.
Hadir langsung dalam peninjauan tersebut Ketua SC Panitia Harlah ke-9 JRA, Gus Tamyuz Rohman, S.H.I.; Sekretaris Jenderal PP JRA, Gus Akhlis Munazilin, M.T.; serta Ketua PW JRA Bali, Kyai Muchtar.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Jenderal PP JRA, *Gus Akhlis Munazilin, M.T.*, menyatakan bahwa koordinasi ini adalah bentuk komitmen organisasi dalam melayani praktisi. “Puncak Harlah ini adalah momentum silaturahim akbar praktisi se-Nusantara. Pengecekan ini meliputi detail alur massa dan titik-titik krusial lainnya agar pada tanggal 17 Januari nanti, kegiatan mulai pagi hingga malam hari dapat berjalan tertib, aman, dan khidmat,” jelasnya.
Sementara itu, selaku tuan rumah, *Kyai Muchtar* (Ketua PW JRA Bali) menyatakan kesiapan penuh para praktisi di Pulau Dewata untuk menyambut kedatangan rekan sejawat dari berbagai daerah. “Kami pengurus wilayah dan lokal terus bersinergi dengan aparat serta masyarakat setempat. Kehadiran JRA di Bali harus menjadi penyejuk dan manfaat nyata bagi umat,” tegas Kyai Muchtar.
Acara puncak yang dijadwalkan berlangsung sehari penuh ini akan diisi dengan berbagai agenda, mulai dari bakti sosial pengobatan massal *Thibbun Nabawi*, workshop keilmuan, hingga puncaknya berupa Mujahadah dan Doa Akbar untuk keselamatan bangsa.
